BELANJA, BAYAR, BERKREASI, UBAH JAJANAN MENJADI BUKET
Siapa bilang belajar jual beli harus selalu dilakukan dengan buku dan angka di papan tulis? Di TK Islam Al Irsyad 01 Cilacap, konsep berhitung dan mengenal transaksi dikemas menjadi permainan yang seru melalui kegiatan bermain peran jual beli.
Dalam kegiatan ini, anak-anak bergantian memainkan dua peran, yaitu sebagai penjual dan pembeli. Dengan penuh semangat, anak yang berperan sebagai penjual menata aneka snack dan melayani teman yang datang berbelanja. Sementara itu, anak yang menjadi pembeli memilih jajanan yang disukai dengan membawa uang senilai Rp5.000.
Selamat datang, mau beli apa? menjadi bagian dari percakapan sederhana yang membuat suasana kelas terasa seperti toko sungguhan. Anak-anak belajar menawarkan barang, memilih jajanan, menyerahkan uang, hingga menerima barang belanjaan.
Setelah selesai berbelanja, keseruan belum berakhir. Aneka snack yang telah dibeli kemudian diubah menjadi buket jajan. Anak-anak terlibat dalam menyusun dan menghias jajanan menjadi sebuah buket yang menarik. Dari beberapa bungkus snack sederhana, lahirlah karya kreatif yang penuh warna dan tentunya membuat anak bangga dengan hasil karyanya sendiri.
Kegiatan ini memberikan pengalaman nyata kepada anak untuk mengenal konsep jual beli, nilai uang, memilih barang sesuai jumlah uang yang dimiliki, berkomunikasi, serta belajar bergantian dalam menjalankan peran. Anak juga belajar bersikap ramah ketika menjadi penjual dan belajar tertib serta bertanggung jawab ketika menjadi pembeli.
Selain mengenalkan konsep matematika sederhana, kegiatan membuat buket jajan turut melatih kreativitas, motorik halus, koordinasi mata dan tangan, serta kemampuan bekerja sama.
Melalui bermain peran, anak-anak belajar bahwa aktivitas sehari-hari seperti berbelanja ternyata bisa menjadi pengalaman belajar yang menyenangkan. Belajar berhitung sambil bermain, belajar berkomunikasi sambil bertransaksi, dan belajar berkarya hingga menghasilkan buket jajan yang cantik.